Ditemukanlah sebuah telur oleh seorang petani di hutan. Lalu dibawa pulanglah telur tersebut ke rumahnya. Petani tersebut kebetulan memiliki kandang ayam beserta ayamnya di rumahnya. Ia meletakkan telur tersebut bersama dengan telur ayam yang lainnya.
Suatu ketika telur itupun menetas. Bersama dengan anak ayam disekelilingnya ia pun berjalan - jalan menikmati lingkungan di sekitar rumah petani tadi. Setelah capek para anak ayam ini pun minum air di kolam dekat rumah tadi. Sungguh kaget sekali telur tadi ketika melihat dirinya berbeda dengan anak ayam lainnya ketika bercermin pada air kolam. Ia pun kebingungan dan bertanya - tanya pada anak ayam lain. Dan jawabanpun tidak iya temukan.
Suatu hari terbanglah seekor elang hendak mencengkram kumpulan ayam tadi ketika sedang asyik berjalan - jalan. Namun ternyata si Induk lebih sigap dan berhasil melindungi anak - anaknya. Si telu pun bertanya - tanya pada induknya dengan suaranya yang kecil,`Bu....bu.....hewan apakah itu?. Si Indukpun menjawab "Itu tadi seekor elang, Nak.""Dia memiliki kemapuan terbang yang cepat dan kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh bangsa ayam seperti kita ini.""Kok, kelihatannnya mukannnya mirip denganku ya, Bu?"tukas si Anak. "Ah, muka mirip itu mah biasa. Kamu tidak akan pernah bisa menyamainya." Jawab Si Ibu dengan mantapnya.
Setelah beberapa tahun kemudian ternyata si Anak diam - diam si Anak mencari tempat sepi. Dan ia pun mulai belajar untuk bisa terbang. Hari demi - hari pun berlalu Si Anakpun tumbuh menjadi dewasa. Sia pun ternyata bisa terbang seperti elang setelah berusaha keras. Ternyata si Anak tadi sebenarnya memang seekor elang yang kebetulan di besarkan oleh induk ayam. Ia pun tumbuh dikalangan ayam dan besar disana. Sebagai elang ia merasa perlu melindungi keluarganya. Dan ia pun senantiasa menjaga keluarganya dari sejumlah serangan burung elang lain.
Dari sedikit cerita tadi bisa disimpulkan banyak hal. Hanya saja di sini saya ingin coba menyampaikan bahwa sebenarnya orang yang kelihatannya biasa - biasa saja , rapuh dan lemah (gambaran untuk ayam), sebenarnya lebih dari pada yang mereka sendiri duga(Yang ternyata seekor elang). Yang mana bisa terbang, lebih kuat serta pada akhirnya menjadi penolong atau pelindung kita. Oleh sebab itu jangan pernah merendahkan orang lain sebab kita tidak tahu seberapa banyak pengetahuan kita tentangnya.
Inspirational Story by Dale Carnegie Institute of Technology Surabaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar